Bumbu-Bumbu Dapur Yang Bisa Dijadikan Sebagai Obat Tradisional
Ternyata bumbu dapur yang selama ini kita gunakan untuk memperenak
masakan kita, ternyata ada banyak manfaatnya. Manfaatnya bukan hanya untuk
dijadikan sebagai penyedap masakan, tetapi bisa dijadikan sebagai obat-abatan.
Di sini saya akan membahas bumbu dapur yang sangat tidak bisa lepas dari
masakan, yaitu cabai. Cabai merupakan salah satu bumbu dapur yang bisa dibilang
sebagai bumbu dapur yang tidak bisa lepas dari masakan ibu-ibu. Cabai ada
banyak jenisnya, yaitu cabai merah, cabai rawit dan cabai jawa. Di sini saya
akan membahas khasiat dari cabai merah.
·
Cabai
Merah
Cabai
ini berasal dari Amerika tropis. Tersebar mulai dari Meksiko sampai bagian
utara Amerika Selatan. Di Indonesia, umumnya cabai dibudidayakan di daerah
pantai sampai pegunungan, hanya kadang-kadang menjadi liar ditanam dalam
hutan-hutan.
Bunga
cabai merah adalah tunggal, berbentuk bintang, berwarna putih dan keluar dari
ketiak daun. Buahnya buah buni berbentuk kerucut memanjang, buahnya ada yang
lurus dan ada yang bengkok, meruncung pada bagian ujungnya, buahnya bergantung
pada tangkai-tangkainya, permukaan buahnya licin mengilat, diameternya kisaran
1 – 2 cm, panjangnya 4 – 17 cm, bertangkai pendek dan rasanya pedas.
Rasa
buah cabai yang pedas, dapat mengeluarkan air mata orang yang menciumnya,
tetapi orang tetap membutuhkannya untuk menambah nafsu makan. Keanekaragaman jenis
cabai merah cukup tinggi, artinya cabai merah memiliki beberapa variatas dan
kultivar yang dibedakan berdasarkan bentuk, ukuran, rasa pedasnya dan warna
buahnya.
Cabai
merah atau nama latinya adalah Capsicum Annuum. Mengandung kapsaisin,
dihidrokapsaisin, vitamin A dan C, damar, zat warna kapsantin, karoten,
kapsarubin, zeasantin, kriptosantin serta clan lutein. Selain itu, juga
mengandung mineral seperti : zat besi, kalsium, fosfor dan niasin. Apabila
seseorang mengkonsumsinya dengan jumlah yang banayak, maka akan mengakibatkan
adanya rasa terbakar dalam mulut dan keluarnya air mata, itu disebabkan karena
zat aktif kapsaisin.
Karena
rasanya yang pedas serta sifatnya yang panas, maka buahnya cabai ini dapat
mengobati stimulant, meningkatkan nafsu makan ( stomakik ), peluruh keringat (
diaforetik ), peransang kulit dan sebagai obat gosok.
Nah
demikianlah penjelasannya saya tentang cabai merah beserta khasiatnya. Jangan
lupa tetap mengikuti perkembangan informasi-informasi tentang kesehatan diblog
saya ya.






0 komentar:
Posting Komentar